Senin, 24 November 2008

Perancangan System

BAB IV

PERANCANGAN SISTEM

A. Disain Global

Disain global atau disain konseptual (conceptual design) atau disebut juga dengan disain logika (logical design), yaitu perancangan prosedur sistematika, logika atau algoritma sistem secara konseptual yang berfungsi untuk membenahi sistem yang sedang berjalan. Dalam perancangan global ini, penulis menguraikan bagan arsitektur sistem yang diusulkan berupa hirarki input, proses dan output, beserta context diagram.

1. Hirarki Input, Proses dan Output

Hirarki input, proses dan output yang dirancang untuk sistem pengolahan data absensi karyawan pada PT. Megasawindo Perkasa Cabang Jambi, dapat dilihat pada gambar 4.1.

Gambar 4.1. Hirarki Input, Proses dan Output

2. Context Diagram

Dibawah ini dijelaskan context diagram yang menggambarkan garis besar dari sistem pengolahan data absensi karyawan pada PT. Megasawindo Perkasa Cabang Jambi, yang melibatkan lima buah entity yaitu : bagian personalia, karyawan, mandor, pengawas, dan direktur.

Pada gambar context diagram berikut ini bagian personalia memiliki peranan yang penting dalam proses pengolahan data dan pembuatan berbagai laporan pada sistem pengolahan data absensi karyawan pada PT. Megasawindo Perkasa Cabang Jambi. Proses entri data tersebut dilakukan pada bagian ini.




Gambar 4.2. Context Diagram

3. Data Flow Diagram (DFD)

Data flow diagram merupakan diagram atau bagan alir yang menguraikan struktur menu dan bentuk laporan dari sistem yang diusulkan. Proses ini menguraikan secara umum bagaimana proses sistem pengolahan data absensi karyawan pada PT. Megasawindo Perkasa Cabang Jambi. Untuk lebih jelasnya penulis uraikan data flow diagram yang dapat dilihat pada gambar 4.3.

Gambar 4.3. Data Flow Diagram (DFD)

4. Entity Relationship Diagram (ERD)

Suatu diagram yang menggambarkan hubungan antara entity-entity yang terdapat dalam suatu database disebut Entity Relationship Diagram (ERD). Adapun entity relationship diagram dari sistem pengolahan data absensi karyawan pada PT. Megasawindo Perkasa Cabang Jambi dapat dilihat pada gambar 4.4.

Gambar 4.4. Entity Relationship Diagram (ERD)

B. Perancangan Terinci

Perancangan secara terinci yang disebut juga dengan disain teknis sistem secara fisik (physical system design) atau disebut juga dengan disain internal (internal design), yaitu perancangan bentuk fisik atau bagan arsitektur sistem yang diusulkan.

Dalam merancang suatu sistem perlu diketahui hal yang akan menunjang sistem, agar dapat mempermudah pengolahan data nantinya. Pengolahan data ini diharapkan dapat mempermudah dalam hal penyajian, pelayanan dan pembuatan berbagai laporan data yang dibutuhkan. Berdasarkan hal tersebut diatas, penulis akan menguraikan lebih detil rancangan sistem yang diusulkan.


1. Struktur Menu Utama

Struktur menu utama program yang dirancang untuk sistem pengolahan data absensi karyawan pada PT. Megasawindo Perkasa Cabang Jambi, yang dapat dilihat pada gambar 4.5.

Gambar 4.5. Struktur Menu Utama

2. Disain Output

Output atau hasil dari input merupakan hal yang sangat penting, oleh karena itu harus dapat dimengerti oleh setiap pihak yang membutuhkannya. Disain output berbentuk laporan atau informasi di kertas dan di layar tampilan. Dari disain file telah yang telah dirancang dapat menghasilkan sebanyak tiga buah laporan yaitu laporan daftar seluruh karyawan, laporan absensi karyawan per hari, dan laporan rekapitulasi absensi karyawan per bulan. Disain laporan-laporan tersebut dapat dilihat dari tabel 4.1. sampai dengan tabel 4.4.


a. Laporan Daftar Seluruh Karyawan

Tabel 4.1. Laporan Daftar Seluruh Karyawan




PT. MEGASAWINDO PERKASA

Crumb Rubber Factory

Pelepat Jambi

LAPORAN DAFTAR SELURUH KARYAWAN

No

No. Induk Karyawan

Nama Karyawan

Jenis Kelamin

Tempat Lahir

Tanggal Lahir

Pendidikan Akhir

Jabatan /

Unit Kerja

Agama

Status

Alamat

Telepon

9 (2)

x (10)

x (30)

x (10)

x (25)

99-99-9999

x (5)

x (35)

x (30)

x (15)

x (12)

x (50)

x (12)

Jumlah = 9 (2) Karyawan

Jambi, 99-99-9999

Mengetahui,

Direktur Bagian Personalia

( x (30) ) ( x (30) )


b. Laporan Absensi Karyawan Per Hari

Tabel 4.2. Laporan Absensi Karyawan Per Hari




PT. MEGASAWINDO PERKASA

Crumb Rubber Factory

Pelepat Jambi

LAPORAN ABSENSI KARYAWAN PER HARI

Tanggal : 99-99-9999

No

No. Induk Karyawan

Nama Karyawan

Jenis Kelamin

Jabatan

Unit Kerja

Shift

Keterangan

9 (2)

x (10)

x (30)

x (10)

x (35)

x (30)

x (1)

x (10)

Jumlah = 9 (2) Karyawan

Jambi, 99-99-9999

Mengetahui, Direktur Bagian Personalia

( x (30) ) ( x (30) )


c. Laporan Rekapitulasi Absensi Karyawan Per Bulan

Tabel 4.3. Laporan Rekapitulasi Absensi Karyawan Per Bulan




PT. MEGASAWINDO PERKASA

Crumb Rubber Factory

Pelepat Jambi

LAPORAN REKAPITULASI ABSENSI KARYAWAN PER BULAN

Bulan : 99 – 9999

No

Nama Karyawan

Tanggal

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

21

22

23

24

25

26

27

28

29

30

31

9 (2)

x (8)

x

x

x

x

x

x

x

x

x

X

x

X

x

x

x

x

x

x

x

x

x

x

x

x

x

x

x

x

x

x

x

NB : 1 – Hadir

0 – Absen

Jambi, 99-99-9999

Mengetahui, Bagian Personalia

Direktur

( ) ( )


3. Disain Input

Input merupakan unit masukan dari sistem informasi untuk menghasilkan laporan yang diinginkan. Disain input pada rancangan sistem pengolahan data absensi karyawan pada PT. Megasawindo Perkasa Cabang Jambi tersebut adalah :

a. Input Data Unit Kerja

Gambar 4.6. Input Data Unit Kerja

b. Input Data Jabatan

Gambar 4.7. Input Data Jabatan


c. Input Data Karyawan

Gambar 4.8. Input Data Karyawan

d. Input Data Absensi Karyawan

Gambar 4.9. Input Data Absensi Karyawan

  1. Disain File

Merancang suatu sistem pengolahan data berbasis komputer memerlukan beberapa file untuk mempermudah penyajian informasi laporan. File ini akan saling berhubungan dan dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan. File yang digunakan dalam program adalah :

a. File Unit Kerja

Tabel 4.4. Disain File Unit Kerja

Database Name : DbAbsensi.Mdb

Table : Unit

Primary Key : KdUnit

No

Nama Field

Type

Lebar

Keterangan

1.

2.

KdUnit

Nm_Unit

Text

Text

8

15

Kode Unit Kerja

Nama Unit Kerja

b. File Jabatan Karyawan

Tabel 4.5. Disain File Jabatan Karyawan

Database Name : DbAbsensi.Mdb

Table : Jabatan

Primary Key : KdJbt

No

Nama Field

Type

Lebar

Keterangan

1.

2.

3.

KdJbt

Nm_Jbt

KdUnit

Text

Text

Text

7

35

8

Kode Jabatan

Nama Jabatan

Kode Unit Kerja


c. File Karyawan

Tabel 4.6. Disain File Karyawan

Database Name : DbAbsensi.Mdb

Table : Karyawan

Primary Key : NIK

No

Nama Field

Type

Lebar

Keterangan

1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.

10.

11.

NIK

Nm_Kry

Jenis_Kel

TmptLahir

Tgl_Lahir

Pnddk_Akhir

Agama

Status

KdJbt

Alamat

Telepon

Text

Text

Text

Text

Date/Time

Text

Text

Text

Text

Text

Text

10

30

10

25

8

5

15

12

8

50

12

No. Induk Karyawan

Nama Karyawan

Jenis Kelamin Karyawan

Tempat Lahir Karyawan

Tanggal Lahir Karyawan

Pendidikan Akhir Karyawan

Agama Karyawan

Status Perkawian Karyawan

Kode Jabatan Karyawan

Alamat Karyawan

Telepon Karyawan

d. File Absensi Karyawan

Tabel 4.7. Disain File Absensi Karyawan

Database Name : DbAbsensi.Mdb

Table : Absensi

Index Key : NIK, Tgl_Absensi

No

Nama Field

Type

Lebar

Keterangan

1.

2.

3.

4.

NIK

Tgl_Absensi

Shift

Ket

Text

Date/Time

Text

Text

10

8

1

10

No. Induk Karyawan

Tanggal Absensi Karyawan

Shift Kerja Karyawan

Keterangan Absensi

  1. Relasi Antar File

Relasi file ini pada program yang dirancang bersifat one-to-many, dimana file unit berelasi dengan file jabatan melalui field kdunit. File jabatan berelasi dengan file karyawan melaui field kdjbt. Kemudian file karyawan berelasi dengan file absensi melalui field nik. Adapun relasi antara file yang dibutuhkan dalam rancangan program ini adalah seperti yang diuraikan pada gambar berikut :

Gambar 4.10. Relasi Antar File

Tidak ada komentar: